Aku pada aku yang lain Kami berbincang ringan Seringan bulu angsa yang terbang Aku pada aku yang lain Bercerita tentang pagi dan malam Atmosfir beda yang kita rasa Aku pada aku yang lain Dan aku cerita tentang bunga Tentang warna warni dunia Tapi dia hanya diam Senyum nya dingin dengan tatap hampa Tapi aku terus bercerita Dan dia dengar tanpa suara Aku geram dan ku tatap dia sinis Yah benar begitu, tepat sekali Tetap diam tanpa suara Kau tidak lihat mata-mata itu? Mereka sedang menatap mu Dan kau mau tunjukan wajah mu itu? Hah... Sial Benar tetap saja diam disana Kau tidak akan pernah berubah Selalu sayu dan tidak bergairah Lihat aku! Aku telah berdandan tawa Aksesoris ku indah di mata mereka Lihat! inilah yang mereka mau Aku lah indah, aku lah nyata Bibirnya gemetar, menunduk ragu Mencoba bersuara begitu lirih Tidak apa aku hanya mendengar Biar indra mata ku saja yang melihat Kau tahu? Telingaku telah tuli Suara riang mu ...